MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • MALUKU/
  • Kemendes dan IFAD Dorong Beragam Inovasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Desa
Kemendes dan IFAD Dorong Beragam Inovasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Desa

Kemendes dan IFAD Dorong Beragam Inovasi Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Desa

0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

MALUKU TENGAH, iNews.id – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bersama Internasional Fund for Agriculture Development (IFAD) terus mendorong berbagai upaya inovasi dalam meningkatkan ketahanan pangan kawasan pedesaan di Indonesia Timur. 

Pembangunan lahan demonstrasi pilot (demplot) budi daya berbagai tanaman pangan terus menunjukkan progres positif. 

Salah satunya percontohan Demplot kelompok penerima bantuan (KPB) Maju Bersama di Desa Usliapan, Kecamatan Teon Nila Serua, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.  

Budi daya ubi jalar di Demplot Maju Bersama menunjukkan perkembangan positif baik dari praktik tanam hingga jalur distribusi pemasaran.

“Kami terus berkomitmen mendorong ketahanan pangan berdasarkan potensi lokal daerah. Maka kami ingin memastikan pengembangan budi daya ubi jalar di Maluku Tengah ini berada di jalur yang benar,” kata Audit Officer Office of Audit and Oversight IFAD Wael Bzaih didampingi Luigi Pralangga dari IFAD Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/12/2023). 

Wael mengatakan, saat ini berbagai negara harus menguatkan ketahanan pangan berdasarkan potensi lokal masing-masing. Pilihan pengembangan ubi jalar sebagai bahan pangan alternative di Maluku Tengah misalnya sudah tepat karena sesuai dengan potensi wilayah tersebut. 

“Pengembangan ubi jalar sebagai bahan pangan alternatif dalam pandangan kami sesuai dengan potensi lokal yang akan memastikan ketersediaan pangan sekaligus menjadi komoditas strategis untuk mengentaskan kemiskinan di Maluku Tengah dan sekitarnya,” katanya.

Wael mengungkapkan dalam kunjungan ke lapangan juga mendengarkan masukan kelompok penerima bantuan (KPB). Mereka juga mengetahui secara langsung berbagai tantangan yang di hadapi KPB di lapangan. 

“Dari masukan dan pengalaman anggota KPB kita menyarankan agar mereka tidak hanya fokus pada teknik penanaman, tetapi juga mengidentifikasi potensi peningkatan efisiensi dalam distribusi produk dan strategi pemasaran yang lebih efektif,” katanya. 

Wael mengatakan kegiatan demplot diharapkan dapat memotivasi rumah tangga di desa dalam peningkatan produktivitas dan hasil usahanya untuk meningkatkan pendapatan.

Editor : Kastolani Marzuki

Follow Berita iNewsMaluku di Google News

Bagikan Artikel:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21